Legislator 'Nyaleg' Lagi, DPRD Jember Sepi



JEMBER, SMN - Pemilu legislatif 2014 masih sekitar tiga bulan lagi. Namun kantor DPRD Jember tiga pekan terakhir ini terlihat lengang. Rupanya hampir semua anggota DPRD Jember mencalonkan diri lagi dan mereka kini sibuk menggalang dukungan. "Memang banyak yang absen, anggota dan pimpinan," ujar Wakil Ketua DPRD Jember Miftahul Ulum, Jumat, 24 Januari 2014.
Dia mengakui dalam tiga pekan terakhir rapat-rapat komisi selalu tidak dihadiri anggota komisi secara lengkap. Rapat-rapat di empat komisi (A, B, C, D) hanya diikuti empat sampai lima legislator. "Komisi B dan Komisi C malah jarang rapat."

Politikus Partai Kebangkitan Bangsa itu juga mengatakan pimpinan DPRD jarang ngantor dalam tiga pekan terakhir. Bahkan Ketua DPRD Jember Saptono Yusuf, kata dia, jarang sekali masuk kantor. “Saya harap ketua bisa pegang kendali. Meski pimpinan DPRD kolektif kolegial dan masih bisa koordinasi jarak jauh, tapi kan tidak optimal seperti saat ini.”
Akibatnya, beberapa agenda kerja DPRD Jember yang cukup mendesak, seperti pembahasan Rencana Pembangunan Jangka Panjang (RPJP) dan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Rencana Tata Ruang dan Wilayah (RTRW) terbengkalai. RPJP dan Raperda RTRW Jember yang sudah masuk tahap pembahasan tingkat pimpinan DPRD tak tersentuh, selalu tertunda, dan gagal karena pimpinan tidak lengkap.
Ketua DPRD Jember Saptono Yusuf mengaku tidak ngantor karena sering mendapat undangan dari masyarakat. Namun dia tidak merasa meninggalkan pekerjaan karena masih terus berkoordinasi melalui telepon. "Lancar saja komunikasi antar-pimpinan DPRD," katanya santai.
Meski tidak berada di kantor, kata dia, semua surat-menyurat bisa diselesaikan karena pimpinan memiliki ajudan yang mengantarkan surat-surat yang akan ditandatangani. Saptono justru mengaku heran jika ini baru dipersoalkan. “Selama hampir lima tahun berjalan, wakil ketua bisa melakukan disposisi apa pun.”
Anggota Komisi A DPRD Jember, Jufriyadi, juga mengakui terjadi penurunan aktivitas dan kinerja anggota Dewan dalam tiga pekan terakhir. Banyaknya anggota DPRD Jember yang tak masuk kantor, kata dia, disebabkan kesibukan pribadi sebagai calon anggota legislatif yang akan bertarung pada pemilu 9 April 2014 mendatang. "Seharusnya tidak begitu. Boleh sibuk dengan pencalonan, tapi jangan sampai tugas dan kewajibannya terabaikan.”
Seharusnya, kata dia, anggota DPRD Jember bisa membagi waktu dengan tepat. Misalnya, pagi hingga siang ke kantor DPRD Jember sebagai wakil rakyat, selebihnya bisa digunakan persiapan menghadapi pemilihan April mendatang. "Bagaimanapun kami masih wakil rakyat," kata anggota DPRD dari PKNU yang tidak mencalonkan diri lagi itu. (red/tmpo)
  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • Twitter
  • RSS
Read Comments

0 Response to "Legislator 'Nyaleg' Lagi, DPRD Jember Sepi"

KLINIK KANG JANA

KLINIK KANG JANA