Ponorogo Membangun, Mimpi yang Menjadi Kenyataan



PONOROGO, SMN - Ada peribahasa Biarlah Anjing Menggonggong, kafilah tetap berlalu, dan peribahasa tersebut yang dipakai jajaran pejabat di Pemkab Ponorogo untuk terus dan terus membangun daerahnya.  Dan kenyataannya kini satu demi satu tahapan pembangunan telah diselesaikan dengan sempurna, bisa diibaratkan sebuah mimpi yang menjadi kenyataan bagi warga Ponorogo, yang senang digebrak.

Memang sepeninggal Markum Singodimedjo, Ponorogo ibarat kota mati, kota yang tidak bisa dibanggakan warganya, kepercayaan masyarakatpun luntur. Kini setelah dipimpin pasangan Amin-Ida, perlahan tapi pasti, Ponorogo kembali bisa dibanggakan warganya. Pasangan Bupati dan Wakil bupati tersebut, benar-benar bersinergi, bertekat bulat memperbaiki ketertinggalan dari daerah lain.
Seperti yang dikatakan bupati Amin SH, “Sudah menjadi pandangan umum, kalau masyarakat Ponorogo lebih mengerti dengan gebrakan, semakin tinggi gebrakan, semakin tinggi pula kepercayaan masyarakat terhadap pola kepemimpinan di tingkat pemerintahan. Itulah yang menjadi motivasi kami berserta rekan-rekan pejabat di Pemkab Ponorogo untuk membangun dan membangun Ponorogo”, katanya.
Amin juga mengucapkan terima kasih kepada seluruh warga Ponorogo atas partisipasi dan dukungannya untuk membangun Ponorogo, “Jelas kami tidak bisa tanpa dukungan seluruh warga masyarakat Ponorogo. Kita bisa melihat skarang, betapa indahnya paseban setelah dipugar, dan sebentar lagi pendopo agung juga sudah rampung pemugarannya”, tambahnya.  Bupati Amin juga berharap, agar terus memberi masukan kepada pemerintah, agar pembangunan di ponorogo tetap berkesinambungan.
Sementara di tempat lain, Kepala Dinas PU Pemkab Ponorogo Ir. H. Hari Subito, MM mengatakan, tidak lama lagi pemugaran paseban dan pendopo agung selesai, tinggal finishing saja. “Paseban sudah selesai dan InsyaAllah pendopo agung juga rampung, tapi maaf, untuk pendopo agung agak sedikit mundur, karena pengerjaan finishing memerlukan kecermatan dalam pengerjaannya”, ungkapnya ketika ditemui SMN.
Hari Subito juga berucap terima kasih atas dukungan semua pihak, yang secara simultan membantu pelaksanaan pembangunan di Ponorogo. “Tanpa bantuan teman-teman baik dilingkungan pejabat darah, maupun teman-teman rekan, kami tidak bisa apa-apa. Karena semua tekat dan kemauan yang keras untuk berbuat baik demi Ponorogo kedepan, mereka bekerja sangat serius. Sekali lagi, saya berucap terima kasih kepada mereka”, tambah Bito.
Banyak khalayak yang datang ke Ponorogo sudah berani berucap, Ponorogo sudah beda dengan  tiga tahun yang lalu, ini menandakan pemerintah tetap peduli kepada khalayak, khususnya masyarakat ponorogo. Terobosan-terobosan baru yang dilakukan pasangan Amin-Ida tidak sia-sia, dan dipastikan kedepannya tetap untuk masyarakat juga. Dengan begitu Ponorogo yang makmur berkecukupan bukan hanya slogan semata.  (Aban)
  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • Twitter
  • RSS
Read Comments

0 Response to "Ponorogo Membangun, Mimpi yang Menjadi Kenyataan"


KLINIK KANG JANA

KLINIK KANG JANA