Update Status FB Dipolisikan Direktur Pusaka



PASURUAN, SMN  - Penggunaan jejaring sosial facebook Iwan Hartanto yang menggunakan nick name 'Mbah Ware' dilaporkan ke Polres Pasuruan oleh Direktur Pusat Studi dan Advokasi Kebijakan (Pusaka) Lujeng Sudarto atas dugaan pencemaran nama baik, Selasa (13/11/2012).
Lujeng melaporkan Iwan Hartanto karena dianggap telah melakukan penghinaan lewat komentar-komentar di facebook. “Mbah Ware (Iwan) menuding saya telah melakukan pemerasan ke sejumlah perusahaan,” kata Lujeng ditemui di Mapolres Pasuruan,Selasa (13/11/2012).

Menurut Lujeng, komentar-komentar 'Mbah Ware' merupakan sebuah upaya pembunuhan karakter. Serta ulah ini tidak sepantasnya dilakukan oleh seseorang di ruang publik, walaupun cuma sebatas di facebook. Apa yang telah dituduhkan oleh Iwan dalam komentarnya di facebook kepada Lujeng, adalah fitnah yang tidak memiliki dasar. “Saya tidak pernah memalak Café Trisula Pandaan atau memeras dalam proyek pemasangan pipa gas. Itu adalah fitnah! Begitu 'Mbah Ware' menulis komentarnya dalam facebook,” tegas Lujeng.
Kasat Reskrim Polres Pasuruan, AKP Supriyono, mengungkapkan, begitu menerima laporan ini pihaknya akan segera melakukan langkah kongkrit dengan memeriksa pelapor dan terlapor. “Ya yang jelas kami akan segera menindak-lanjuti laporan ini. Kami akan memeriksa pelapor dan terlapor,” katanya singkat.
Komentar-komentar pedas berisi fitnah menurut versi pelapor ini, terjadi di sebuah akun grup facebook. Iwan memberikan komentar pedas ini pada tanggal 9 November lalu. Sementara itu, hinggas berita ini ditulis, Iwan belum berhasil dihubungi. Setiap Surya mencoba menghubungi ponselnya, ia selalu memutuskan sambungan tanpa mau menjawabnya. (fik)
  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • Twitter
  • RSS
Read Comments

0 Response to "Update Status FB Dipolisikan Direktur Pusaka"


KLINIK KANG JANA

KLINIK KANG JANA