Disinyalir Dana Pemeliharaan Rutin Derainase Ditilep


Lubuklinggau, SMN - Dana Pemeliharaan derainase Kota Lubuklinggau provinsi Sumatera Selatan, yang di kelola oleh Bidang Cipta Karya Dinas Pekerjaan Kota Setempat Disinyalir tidak dikerjakan sesuai dengan anggaran dana yang sudah tersedia.
Berdasarkan data yang di himpun oleh wartawan, Pada tahun 2010 pemeliharaan derainase di Kota Lubuklinggau dianggarkan pada ABPD kota itu sebesar  Rp 175 juta. Namun aneh nya dana sebesar itu hanya dibelikan material seperti batu bujang  1 mobil kecil,1 mobil pasir, 3 kaleng  cat dengan harga 40 ribu perkaleng nya,tiner 20 liter, dan 6 sak semen untuk melaksanakan pemeliharaan tersebut.
“Hanya itu yang kami tahu material-material yang di belikan oleh kepala Bidang Cipta Karya Maya istarina, melihata apa yang di beli saya rasa uang Rp.175 juta untuk memelihara derainase itu sangat banyak lebihnya,” ujar L (38) Kepada Koran ini.
Dijelaskannya, Saya bekerja dengan Bidang Cipta Karya sebagai Buruh Harian Lepas (Bhl) dengan gaji yang sangat tidak layak sebesar 400 ribu perbulan. Namun kami dipekerjakan 24 jam. “Kami meminta kepada Istansi yang mempekerjakan kami untuk memikirkan kami dan memeberikan kami gaji yang lebih layak, sebab menurut kami gaji 400 ribu sangat  tidak manusiawi karena kami di pekerjakan secara lembur bahkan kami tidak di beri makan.kenapa kami katakan lebur sebab jam berapapun kami di perintahkan untuk melakukan perbaikan derainase kami harus mengerjakannya,  intinya kami harapakan gaji kami dapat di naikkan,” ungkapnya.
Terpisah, R. Tandjung anggota Lembaga Missi Reclassering Republik Indonesia (LMR-RI)menyikapi hal itu menyatakan, Jika memang itu adanya kegitan yang di laksanakan oleh istansi tersebut, kami mengaharapakn dalam hal ini pihak penegak hokum baik itu Pihak Kejaksaan dan Kepolisian Kiranya dapat melakukan pemanggilan terhadap kabid cipta karya untuk memperoses dugaan penyimpangan dana derainase tahun 2010 tersebut.
“Untuk tahun 2010 saja di kerjakan asal-asalan apa lagi tahun 2011 dan tahun 2012, yang namanya pemeliharahaan rutin saya yakin itu dianggrakan setiap tahun jadi saya berharap pihak penegak hokum jangan berdiam diri. Ini boleh dikatakan sama saj dengan korupsi,” tegasnya. Sementara, Kabid Cipta Karya Maya Istarina, saat  di temui sama sekali tidak mau memeberikan keterangan. (yudi)
  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • Twitter
  • RSS
Read Comments

0 Response to "Disinyalir Dana Pemeliharaan Rutin Derainase Ditilep"


KLINIK KANG JANA

KLINIK KANG JANA