Oknum Guru Agama Terjebak “Puber Ke-2”


Jombang, SMN - Wanita paruh baya yang mengenakan jilbab, terpampang di foto ini, adalah seorang pendidik. Seorang guru Agama di Sekolah Dasar Negeri (SDN) Karangasem, Desa karangdagangan, Kecamatan Bandarkedungmulyo, Jombang, Jatim. Pada akhir Maret 2009, Sur (49 tahun) asal Tanjung, Kecamatan Tanjunganom, Kabupaten Nganjuk ini, resmi menjanda karena suaminya meninggal dunia, karena sakit. Sur, ditinggali 3 orang anak.
Keterangan yang dihimpun, selama suaminya sakit hingga ajal menjemputnya, ia dibantu segala-galanya oleh Sodikin (48 tahun), yang juga seorang guru. Kebetulan, Sodikin adalah teman dekat Sur. Sodikin termasuk terlibat langsung dalam merawat dan membiayai pengobatan suami Sur.
Perlahan dan pasti, keduanya, Sur dan Sodikin terlibat hubungan suka-sama suka. Meski demikian, hubungan cinta dua insan ini tak berjalan mulus. Karena, ditengah asmara keduanya memuncak, Sur yang saat itu mengajar di Mojokambang, Bandar Kedungmulyo, Jombang, hubungan cinta antara keduanya sempat meredup, lantaran Sur diduga menjalin hubungan dengan Sul. Laki-laki yang juga suami teman guru di sekolahnya.
Saking cintanya, Sodikin tetap mempertahankan hubungan, dan menyegerakan nikah siri tepat pada malam 29 Idul Fitri (2009). Secara siri. Pengakuan Sodikin, ini dilakukan karena ia sendiri belum mampu meyakinkan istri syahnya, untuk dimadu. Siri ditempuh, karena ia tak berdaya menghadapi tuntutan Sur yang minta dinikah.
Seiring perjalanan hidupnya bersama, dua PNS abdi pendidik ini, berjalan bagai layaknya rumah tangga, pada umumnya. Segala tuntutan Sur tertkait materi, berusaha dipenuhi Sodikin. Sodikin-pun terus berusaha membujuk istri pertamanya, namun gagal. Akhirnya, istri pertama Sodikin-pun diceraikan (surat cerai terbit 23 Mei 2011).Seiring perjalanan ini, Sur banyak dihadapkan pada resiko materi. Biaya wisuda anak, persiapan mantu, seluruhnya dibebankan pada Sodikin.
Memang ini cerita baru sepihak. Karena Sur, tidak bersedia ditemui wartawan. Kepala SDN Karangasem, Karangdaganagan, Suparwadji mengatakan, karena masalah pribadi Sur ia tidak tahu-menahu. Jika ingin wawancara terkait dengan hal itu, kami lepas, silahkan diluar saja. katanya kamis (22/9) di kantornya.(Puji/Bud)
  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • Twitter
  • RSS
Read Comments

0 Response to "Oknum Guru Agama Terjebak “Puber Ke-2”"


KLINIK KANG JANA

KLINIK KANG JANA