Dikerjakan Asal-asalan, Program PNPM MP Desa Sukodono Jadi Perbincangan Masyarakat


Jalan PNPM
Bondowoso, SMN - Program Nasional Pemberdayaan Masyarakat (PNPM) Mandiri, Pemerintah Berharap Program tersebut dapat bermanfaat bagi masyarakat namun ini tidak seperti halnya yang ada di Desa Sukodono Kecamatan Pujer Kabupaten Bondowoso.
Program PNPM MP Desa Sukodono yang dialokasikan ke jalan telpord, yang sumber dananya berasal dari PNPM MP tahun 2011 dengan total anggaran kurang lebih Rp 2.18.000.000,- i
ni awalnya masyarakat sangat senang dan mendukung atas terlaksananya program tersebut. Kepengurusan anggaran PNPM MP ini diketuai oleh Nanik yang juga menjabat sebagai sekretaris Joto dan bendaharanya Bairi.
Namun setelah terlaksananya program tersebut ternyata diduga kuat banyak terjadi penyimpangan. Hal ini diperkuat dengan adanya salah satu tokoh warga Desa Sukodono sendiri waktu ditemui Suara Media menerangkan, "Semua yang dikerjakan tim di lapangan asal-asalan. Masak batu onderlog yang di pasang baru 2 bulan sudah banyak yang lepas, batu tepi tidak digali, alas batu underlog tidak ada dan penutup batu underlog tanah, juga papan nama tidak ada, dan anehnya lagi 6 pekerja mendatangkan dari luar desa yaitu dari desa Lombuk apakah itu benar dan itu sudah sangat jelas asal asalan," terangnya.
Disaat Suara Media menuju kelokasi salah satu pekerja mengatakan," ketua TPK-nya yaitu Nanik jarang dilokasi, kalau mau ketemu coba kerumahnya mas", tuturnya. Ketika Suara Media menuju ke rumah Nanik untuk klarifikasi terkait Program PNPM MP yang dialokasikan ke jalan Telford, ternyata Nanik sedang tidak ada di rumahnya. Menurut keterangan salah satu tetangganya mengatakan bahwa Nanik mulai menjadi TPK sehari-harinya jarang di rumah mas. Bahkan pernah bilang kesaya kalau ada wartawan atau LSM tolong bilang aja bahwa saya tidak ada/ keluar," tandasnya.
Dan tidak ketinggalan juga salah satu tokoh masyarakat setempat yang juga enggan namanya disebutkan waktu ditemui Suara media juga menjelaskan program PNPM di desa Sukodono Kecamatan Pujer Kabupaten Bondowoso memang seperti program siluman, Papan nama tidak terpapang dan di lokasi Proyek penggunaan bahan material seperti batu banyak yang tidak tertutup. Padahal ini sudah selesai di warles.
Bagaimana kalau sudah musim penghujan seperti sekarang ini, kondisi jalan akan rusak dan seharusnya sebagai tim pelaksanaan program harus transparan karena masyarakat sendiri perlu keterbukaan publik. “Pengerjaan proyek dengan model kayak siluman, tapi pekerjaannya asal-asalan, masak baru saja dikerjakan sudah banyak yang rusak, dan yang jelas juga kita semua sebagai masyarakat tidak terima karena ini bukan uang pribadinya, kalau kinerjanya seperti ini yang jelas ini hanya digunakan untuk mencari keuntungan pribadi. Hal semacam ini harus segera  ditindak lanjuti agar tidak menjadi contoh jelek bagi ketua TPK lainnya," ungkap salah satu tokoh masyarakat Desa Sukodono. Bersambung… (yus/gus)
  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • Twitter
  • RSS
Read Comments

0 Response to "Dikerjakan Asal-asalan, Program PNPM MP Desa Sukodono Jadi Perbincangan Masyarakat"


KLINIK KANG JANA

KLINIK KANG JANA