Bupati Probolinggo Kukuhkan PTHM dan FKPHR


Probolinggo, SMN - Pengurus Paguyuban Tani Hutan Masyarakat (PTHM) dan Forum Komunikasi Pengelola Hutan Rakyat (FKPHR) Kabupaten Probolinggo dikukuhkan oleh Bupati Probolinggo Drs. H. Hasan Aminuddin, M.Si di Pendopo Kabupaten Probolinggo, Selasa (7/2) siang.
Pengukuhan PTHM dan FKPHR Kabupaten Probolinggo yang pertama kalinya di Indonesia ini dihadiri oleh Administratur Probolinggo Ir. Zeni Zainal Muis, M.Si beserta keluarga besar Perum Perhutani Probolinggo. Hadir pula sejumlah pejabat seperti Kepala Dinas Pertanian Nanang Trijoko Suhartono, Sekretaris Dinas Perkebunan dan Kehutanan Pardjono serta Kabag Protokol dan Rumah Tangga Zulkarnain.
Dalam susunan pengurus FKPHR Kabupaten Probolinggo, Asisten Ekonomi dan Pembangunan dipercaya sebagai Ketua dengan Administratur KPH Probolinggo sebagai Ketua Harian. Sementara untuk pengurus PTHM Kabupaten Probolinggo, Kusnadi dipercaya menjabat sebagai ketua.
Ketua panitia penyelenggara Kusnadi mengatakan pengukuhan pengurus PTHM dan FKPHR Kabupaten Probolinggo ini merupakan yang pertama kalinya dilakukan di Indonesia. Pembentukan pengurus ini diawali dengan peresmian hutan rakyat yang dilakukan oleh Bupati probolinggo Drs. H. Hasan Aminuddin, M.Si pada tanggal 1 Desember 2010 di Desa Gunung Tugel Kecamatan Bantaran.
“Kami bersama Perum Perhutani telah mengawali dengan melakukan penanaman hutan rakyat tahun 2010 seluas 1.300 hektar dan tahun 2012 seluas 800 hektar. Selama dua tahun di Kabupaten Probolinggo telah tertanam pohon di lahan seluas 2000 hektar,” ungkap Kusnadi.
Tidak lupa Kusnadi juga menyampaikan ucapan terima kasih kepada partisipasi Pemerintah Daerah yang telah memberikan dukungan positif dalam upaya mengatasi global warming. Upaya ini akan terus dilakukan dengan meningkatkan penanaman pohon. “Target 7 tahun ke depan, bisa tertanam pohon di lahan hutan rakyat seluas 10 ribu hektar,” jelas Kusnadi.
Sementara Administratur KPH Probolinggo Ir. Zeni Zainal Muis, M.Si mengatakan saat ini KPH Probolinggo luasnya mencapai 84.264,8 hektar dan menjadi KPH terluas nomor dua di Jawa Timur setelah Kediri. Jumlah ini sangat potensial untuk terus dikembangkan dimasa-masa yang akan datang.
“Dari 10 usaha utama yang dijalankan oleh KPH Probolinggo salah satunya adalah membangun dan mengembangkan hutan rakyat. Alhamdulillah, hutan rakyat yang ada di Kabupaten Probolinggo banyak dilirik oleh investor luar,”
Sedangkan Bupati Probolinggo Drs. H. Hasan Aminuddin, M.Si dalam sambutannya menyampaikan ucapan terima kasih kepada Perum Perhutani yang telah memberikan kesempatan kepada rakyat untuk mengelola lahan hutan rakyat.
“Sebuah perjalanan panjang, dahulu rakyat menjadi lawan bukan kawan oleh petugas Perhutani. Tetapi dari tahun ke tahun kesadaran masyarakat telah berubah. Mereka sangat sadar tentang pentingnya mengelola hutan,”
Lebih lanjut Bupati Hasan meminta supaya Paguyuban Tani Hutan Masyarakat Kabupaten Probolinggo menjalin komunikasi dengan Dinas Koperasi dan UKM Kabupaten Probolinggo agar mampu bersinergi untuk penguatan modal usaha.
“Mau kerja tentunya butuh modal. Untuk memperoleh modal ini maka harus melakukan peminjaman di koperasi. Silahkan lakukan komunikasi dengan Dinas Koperasi dan UKM untuk penguatan modal usaha,” jelas Bupati Hasan.
Menurut Bupati Hasan, menanam adalah sunnatullah. Orang tua terdahulu selalu terus menerus mengamalkan hakekat menanam untuk memenuhi kebutuhan sehari. Sehingga hasilnya bisa dirasakan bahkan hingga saat ini.
“Dahulu kalau mau makan, maka terlebih dahulu harus menanam, memasak kemudian baru memakan. Tetapi saat ini generasi muda sudah terbiasa langsung membeli sehingga menjadi boros. Oleh karena itu manakala ingin memetik buah, maka harus menanam. Walaupun sedikit, yang penting kita sudah menanam,” terang Bupati Hasan.
Dalam kesempatan tersebut juga diserahkan secara simbolis akte notaris Koperasi Masyarakat Desa Hutan (KMDH) oleh Bupati Hasan. Kegiatan siang itu diakhiri dengan dialog dan tanya jawab antara Bupati Hasan dan Administratur KPH Probolinggo Ir. Zeni Zainal Muis, M.Si dengan keluarga besar Perum Perhutani dan Paguyuban Tani Hutan Masyarakat. (joko)
  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • Twitter
  • RSS
Read Comments

0 Response to "Bupati Probolinggo Kukuhkan PTHM dan FKPHR"


KLINIK KANG JANA

KLINIK KANG JANA